Mobil

Fitur di Mobil Ini Sangat Bermanfaat Saat Hujan Lho!

14/03/2018
BAF Indonesia
1209

Hujan masih cukup sering mengguyur di bulan ini, walaupun seharusnya sudah mulai memasukki musim kering. Air hujan mengandung zat asam yang mampu membuat jalanan lebih mudah rusak dan besi mudah berkarat. Selama ini kita berpikir, jika sudah terguyur air hujan yang besar maka mobil sudah bersih. Ternyata kamu salah lho, BAF Friends, air hujan itu bisa merusak cat dan mesin mobil lho. Makanya penting sekali kamu menyiram mesin dan cat mobil setelah mobil terkena air hujan dengan air biasa. Ini mengurangi kemungkinan cat dan mesin mobil kamu berkarat.

 

Dilansir dari Kompas.com 11/08/2017, pada bulan Januari ke Juli tahun 2017 kecelakaan yang terjadi di Jakarta Timur mencapai 510 kecelakaan. Salah satu penyebab kecelakaan yang paling berpengaruh adalah infrastruktur, human error, jalan berlubang dan termasuk musim hujan. Cukup besar angka tersebut mengingat sejumlah 510 kecelakaan tersebut hanya terjadi di Jakarta Timur. Pada musim hujan jalanan memang harus lebih diwaspadain. Biasanya jalan akan lebih licin akibat air dan lumpur yang bercampur dengan pasir. Ini akan membahayakan apabilang kamu sedang berkendara dengan kecepatan sedang hingga tinggi.

 

Jalan rusak merupakan penyebab kecelakaan lain selain jalan licin akibat hujan. Tahu kah kamu jika jalan rusak merupakan akibat dari hujan yang mengguyur terus menerus. Seperti yang disebutkan sebelumnya jika air hujan mengandung banyak zat asam yang bisa merusak berbagai bahan termasuk bahan pembuat jalan. Air hujan bercampur dengan polusi akan membuat jalan lebih mudah rusak dan yang sudah berlubang umumnya akan lebih dalam lubangnya. Persiapkan kanebo jika suatu waktu kamu harus menyiram mobil setelah hujan atau saat kaca mulai berembun.

 

Nah untuk menghindari kamu dari hal-hal berbahaya saat berkendara di hari hujan, perhatikan beberapa kelengkapan fitur-fitur mobil berikut yang bisa kamu manfaatkan. Cekidot.

 

Defogger

Embun memang sangat mengganggu terutama ketika hujan deras atau pun selepas hujan reda. Sering kali embun menghalangi kaca di mobil, mulai dari kaca spion, kaca belakang, kaca mobil kanan kiri bahkan kaca depan. Embun tersebut sebenarnya terjadi karena adanya perbedaan suhu di bagian luar kabin dan bagian dalam kabin mobil sehingga terjadi kondensasi yang membentuk embun tersebut. Embun menghalangi jarak pandang pengemudi baik dari depan, belakang maupun samping kanan dan kiri.

 

Nah fungsi defogger ini adalah untuk menghilangkan embun ini. Beberapa BAF Friends mungkin sudah tahu tentang fitur defogger. Letak defogger biasanya di bagian kaca depan, belakang serta spion mobil. Cara menghilangkan embunnya tentu berbeda ada yang menggunakan hembusan udara tertentu dan ada pula yang memakai elemen panas supaya embun tidak mengganggu jarak pandang pengemudi. Defogger ini sangat bermanfaat ketika kamu berkendara saat hujan turun.

 

Kontrol traksi (ESP)

Standard pengaturan fitur kontrol traksi (ESP) adalah selalu hidup. Tanpa kamu tekan tombol ESP ini sebenarnya kontrol traksi (ESP) sudah menyala. Sebagai pengemudi yang baik kamu harus tetap memastikan jika sistem kontrol traksi ini dalam keadaan aktif atau pun non aktif. Pada umumnya jika kontrol traksi dalam keadaan aktif maka lampu tidak menyala. Begitu pula apabila lampu dalam keadaan menyala sebenarnya kontrol traksi dalam keadaan mati. Dalam beberapa tipe dan jenis mobil mungkin pengaturan ini berbeda sehingga harus dicek ulang apakah sistem tersebut aktif. Fitur kontrol traksi (ESP) bekerja dengan cara otomatis.

 

Komputer akan mengontrol daya cengkram ban ke aspal. Ketika ban kehilangan cengkaraman atau selip ke aspal ini adalah akibat dari pengemudi menginjak pedal gas sangat dalam. Secara otomatis komputer akan menyesuaikan dengan mengurangi putaran pada ban. Fungsi kontrol traksi (ESP) akan bekerja secara efektif jika mobil sudah memiliki sistem rem yang terintegrasi atau maksimal seperti sudah menggunakan teknologi ABS/EBD dan BA. Sistem rem ABS/EBD dan BA ini memiliki fungsi yang berkebalikan dengan ESP. Saat pengemudi menekan rem secara dalam maka komputer akan otomatis melepaskan cengkraman pada kampas rem sehingga ban tidak tergelincir.

 

Auto wiper

Air yang turun dari kap mobil atau pun langsung dari atas sangat mengganggu pandangan. Terkadang membuat pandangan jadi blur sehingga pengemudi tak tahu apa yang ada di depannya. Wiper pada umumnya menunggu dan sering kali terlambat untuk menapis air hujan yang turun ke kaca. Pengemudilah yang mengontrol cepat dan lambatnya laju wiper itu sendiri. Tahukah kamu jika sekarang wiper bisa dibuat otomatis menjadi auto wiper.

 

Beberapa mobil kelas menengah atas di Indonesia sudah mulai memiliki fitur auto wiper untuk menjalankan wiper secara otomatis saat hujan. Cara kerja auto wiper adalah menggunakan sebuah sensor untuk dapat mendeteksi besar volume air yang ada di kaca kap depan mobil. Komputer akan langsung menghitung untuk menentukan kecepatan sapuan wiper. Cara kerja auto wiper yang seperti ini cukup memberikan kenyamanan tersendiri dan lebih efisien jika dibandingkan wiper pada umumnya. Autowiper memiliki kemampuan untuk bisa langsung menyesuaikan jumlah hujan yang menerpa dan waktu yang paling pas saat menyapi air hujan tersebut.

 

Sistem auto wiper sepertinya penting sekali nih ya untuk membantu pengemudi berkendara saat hujan. Ada lho mobil yang sudah menggunakan teknologi auto wiper ini, yaitu Daihatsu All New Terios.

Angsurannya hanya Rp3.658.936 per bulan* lho. Jika kamu ingin mencari mobil tipe bisa langsung coba simulasi pembiayaan kredit mobil terlebih dahulu Tunggu apa lagi langsung yuk isi data diri lengkap di bawah ini.

 

KLIK DI SINI

 

 

 

 

*Syarat & ketentuan berlaku

Halo, ada yang bisa Santi bantu?