Dana Syariah

Kuliah S2 Bukan Mimpi dengan Cara Ini

28/02/2018
BAF Indonesia
1918

Pepatah menuntut ilmu sampai ke negeri China masih kekinian digunakan sampai sekarang. Bersama kesadaran untuk sekolah yang menguat, semakin banyak generasi muda yang tidak ingin membatasi jenjang sekolahnya hanya sampai tingkat sarjana. Minat untuk melanjutkan pendidikan hingga master juga semakin menguat dan meningkat. Sayangnya minat ini seringkali terkendala dengan ketersediaan dana tunai yang tidak semua bisa memenuhinya.

Minat melanjutkan kuliah hingga S2 tidak hanya dalam rangka menambah kualifikasi diri untuk menyambut dunia kerja. Namun anak-anak muda ini juga haus ilmu sehingga tidak mencukupkan diri hanya pada jenjang sarjana. Jenjang S2 mampu memberikan dua kombinasi nilai lebih dari kualifikasi diri dan ilmu yang bertambah. Hal ini membuat biaya menyelesaikan S2 cukup mahal. Sayangnya anak-anak muda ini tidak terpikir untuk memanfaatkan pinjaman dana tunai sehingga biaya seringkali menjadi kendala untuk maju.

Tentu sangat disayangkan jika keinginan untuk maju dan memiliki kualifikasi diri lebih baik terkendala kebutuhan dana tunai. Keinginan untuk melanjutkan jenjang S2 menjadi terhambat dan bisa jadi membuat kamu terpaksa mengubur mimpi dalam-dalam. Kamu yang memiliki mimpi melanjutkan kualitas jenjang S2, jangan hanya mencukupkan diri pada sebatas mimpi. Namun wujudkan mimpi melanjutkan S2 dengan menyiasati kebutuhan biayanya menggunakan beberapa cara berikut ini:

 

1. Mencari Beasiswa yang Cocok Atau Berburu LPDP

Memanfaatkan pinjaman dana tunai untuk membayar biaya kuliah jenjang S2 tentu tidak banyak dipikirkan anak-anak muda Indonesia. Mengingat selama menyelesaikan kuliah S1, masih belum ada kejelasan status mengenai pekerjaan yang menghasilkan. Penghasilan menjadi syarat utama untuk mengajukan pinjaman dana pembiayaan kuliah. Meminjam dana untuk kebutuhan kuliah tanpa memiliki jaminan penghasilan justru akan membuatmu terlibat dalam masalah.

Solusinya sangat mudah. Karena untuk kamu yang memiliki keinginan kuat, kendala ketiadaan dana tunai tidak akan menyurutkan tekad. Justru kendala tersebut akan mengantarmu mencari solusi dengan adanya program penawaran beasiswa. Selama berada di kampus, carilah informasi ke bagian BAAK atau administrasi kampus yang menyediakan informasi mengenai beasiswa S2. Carilah sebanyak-banyaknya termasuk memanfaatkan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Setelah itu seleksi yang paling sesuai dan mulailah untuk menata mimpimu kuliah S2.

 

2. Menabung dengan bekerja

Tidak dapat mengajukan diri untuk pinjaman dana tunai, bukan berarti akhir dari mimpimu mengejar S2. Jadikan kendala ini menjadi cambukan yang akan membuatmu bekerja lebih keras meraih impian. Tidak ada dana, saatnya mencari cara untuk mengumpulkannya sendiri koin demi koin untuk melanjutkan kuliah S2. Carilah pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi ijazah sarjana. Sebisa mungkin cari pekerjaan yang sesuai dengan potensimu sehingga menyenangkan dilakukan. Kumpulkan pundi-pundi tabungan sebagai jaminan kuliah S2.

Keinginan untuk menghamburkan uang sering kali datang saat seseorang telah bekerja dan memiliki gaji yang cukup. Keinginan tersebut wajar adanya mengingat kerja kerasmu hanya dapat ditebus dengan rasa senang yang kamu rasakan. Namun belajarlah untuk memiliki gaya hidup tidak lebih besar pasak dari pada tiang. Berhemat dan tabung penghasilanmu untuk menyiapkan dana tunai yang kamu perlukan saat melanjutkan jenjang kuliah S2.

 

3. Kuliah Sembari Bekerja

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengejar mimpi melanjutkan S2, bahkan meski tanpa pinjaman dana tunai untuk biaya kuliah. Selain bekerja lebih dulu, kamu juga sebaiknya mempertimbangkan pilihan untuk kuliah sembari bekerja. Cara yang satu ini sedikit lebih berat mengingat waktu kuliah yang padat harus diisi juga dengan kerja paruh waktu. Kamu harus pandai-pandai membagi waktu jika menempuh pilihan yang satu ini. Namun jika kamu mampu menikmatinya, semua menjadi sangat mungkin dilakukan.

Beberapa orang yang bekerja sambil kuliah memutuskan untuk berhenti salah satunya. Mengingat beban kuliah S2 cukup berat untuk ditambah dengan beban kerja. Namun kamu dapat belajar pada mereka yang memilih untuk bertekad kuat melanjutkan kuliah sembari bekerja. Sedikit lebih berat namun saat akhir nanti akan memuaskan. Mengingat saat bekerja, kamu mengumpulkan penghasilan untuk dana tunai biaya kuliah sendiri yang tentunya menjadi cambuk selama menempuh S2. Ada banyak waktu yang akan membuatmu lebih banyak berkutat dengan buku-buku kuliah dibandingkan bersenang-senang dengan kawan. Namun kerja kerasmu akan terlihat saat kamu menyelesaikan S2.

 

4. Belajar dan Kelola Waktu Dengan Baik

Beban belajar jenjang S2 berbeda dengan sarjana. Mata kuliah yang diajarkan tentunya juga lebih banyak dan rumit dibandingkan sarjana. Waktu tempuh yang hanya dua tahun, membuat mata kuliah diajarkan lebih padat. Mahasiswa dituntut untuk lebih aktif dan belajar mandiri sehingga beban kuliah akan jauh lebih berat. Biasanya beban kuliah yang berat hingga kebutuhan pinjaman dana tunai untuk biaya kuliah, membuat banyak mahasiswa sedikit tertekan. Hingga memutuskan untuk menghentikan mimpinya mengejar gelar master.

Tentu sangat disayangkan jika kamu memilih berhenti di tengah jalan hanya karena beban kuliah yang berat. Lebih sayang lagi saat kamu memutuskan untuk mengubur mimpi melanjutkan S2 dalam-dalam. Sejak awal memiliki mimpi, jadilah pribadi yang pandai mengelola waktu dengan baik. Terus perbaiki diri untuk dapat memanajemen waktu dengan baik. Terutama membagi waktu antara belajar dan kehidupan sosial. Untuk mendapatkan beasiswa S2, kamu harus belajar lebih giat dibandingkan yang lain. Mengingat beasiswa S2 menjadikanmu tidak perlu memikirkan kebutuhan dana tunai untuk biaya kuliah.

 

5. Kuliah S2 Dengan Pembiayaan Dana Syariah

Solusi terakhir untuk mengatasi biaya kuliah S2 yang tidak sedikit adalah dengan mengajukan pinjaman dana tunai. Namun mengajukan pinjaman ini sangat berisiko untuk kamu yang belum bekerja. Tanpa jaminan penghasilan tentunya pinjaman akan sulit dibayarkan. Karena itu pertimbangkan untuk bergabung dengan para mahasiswa lainnya memilih pembiayaan Dana Syariah. Solusi pembiayaan kuliah S2 dengan Dana Syariah ini dapat menjadi jalan terbaik untuk kamu yang mengalami kesulitan membayar biaya kuliah.

 

Program Dana Syariah merupakan solusi pembiayaan yang ditawarkan untuk kamu dengan kebutuhan dana tunai untuk keperluan kuliah, angsuran kendaraan bermotor dan banyak lagi. Keunggulan program pembiayaan ini terletak pada angsurannya yang sangat terjangkau. Lebih dari itu pembiayaan ini juga berbasis syariah sehingga mendapatkan jaminan resmi dari OJK  dan aman untuk mahasiswa. Selain itu pembiayaan Dana Syariah juga mendapatkan pengawasan dari MUI langsung, memiliki asuransi dan juga tanpa potongan sehingga kamu tidak merasa dirugikan. Mau mengajukan pembiayaan? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

 

KLIK DI SINI

 

Halo, ada yang bisa Santi bantu?