Dana Syariah

Lunasi Utang dengan 6 #TaktikCerdik Ini, Yuk!

01/03/2018
BAF Indonesia
2112

Punya utang tentunya bukan sesuatu yang menjadi tujuan hidup kamu, bahkan kalau bisa dihindari. Namun ada kalanya dalam perjalanan hidup dibutuhkan bantuan dana yang didapatkan dari pinjaman dana tunai atau utang ke keluarga/teman/kerabat.

Misalnya untuk biaya darurat seperti biaya berobat, biaya bayar sekolah, cicilan rumah, cicilan mobil, dan sebagainya. Cerdas dalam berhutang yang artinya dalam mengajukan utang jangan sampai pembayarannya berada di luar jangkauan kemampuan finansial rutin kamu.

Ketika berhutang jangan di sembarang tempat apalagi di jasa keuangan yang belum punya izin dan tidak diawasi dengan otoritas berwenang. Bagi kamu yang saat ini sedang punya tanggungan utang dana tunai, ini beberapa tips melunasi hutang dengan lancar tanpa menambah beban.

 

1. Gunakan sebagian tabungan hingga utang lunas

Jadikan bayar utang atau pinjaman dana tunai kamu saat ini termasuk dalam budget prioritas. Jika masih memiliki tabungan, kamu bisa menggunakan sebagian dana tabungan untuk membayar utang, minimal kamu sudah mulai mencicil. Sementara itu, bayarlah tumpukan utang yang sifatnya lebih mendesak misalnya utang yang sudah mau jatuh tempo, sudah banyak dendanya, atau utang dengan bunga yang lebih besar. Dengan menjadikan utang sebagai prioritas keuangan kamu, maka kamu lebih bisa mengatur pendapatan dan menyesuaikan dengan gaya hidup. Selama utangnya belum lunas usahakan agar tidak menghabiskan banyak uang untuk hal-hal yang tersier misalnya beli gadget baru, liburan yang jauh, atau beli kado mahal.

 

2. Stop belanja dengan kredit

Tagihan kartu kredit biasanya makan porsi yang cukup banyak dalam pembayaran bulanan kamu. Dibandingkan dengan meminjam dana tunai, menggunakan kartu kredit bisa memberikan efek psikologis seolah-olah kamu punya uang banyak padahal yang terjadi adalah kamu menggunakan uang bank untuk membayar belanjaan kamu.

Pembayaran kartu kredit yang terlambat tidak hanya menambah denda namun juga akan tercatat dalam catatan kredit di Bank Indonesia yang nantinya bisa menjadi hambatan dalam pengajuan kredit misalnya untuk kredit KPR, kredit usaha, dan sebagainya. Stop belanja dengan menggunakan kartu kredit sampai utang kamu lunas, jika tidak bawa uang tunai yang cukup maka sebaiknya kamu tidak membeli produk tersebut terlebih dahulu termasuk membatasi penggunaan untuk belanja online.

 

3. Tambah pendapatan

Menambah pendapatan untuk meringankan beban gaji bulanan kamu demi pinjaman dana tunai cepat lunas bisa jadi pilihan yang diambil. Sekarang sudah banyak jenis pekerjaan yang bisa dilakukan dengan cara sampingan meski gajinya tidak sebesar gaji kantoran kamu sekarang. Minimal bisa menambah pemasukan kamu untuk bayar utang dan hidup sehari-hari.

Pekerjaan sampingan yang bisa dilakukan misalnya dengan menjadi reseller atau dropshipper, bekerja secara online, penerjemah online, atau pekerjaan yang membutuhkan keahlian yang kamu miliki. Misalnya sebagai fotografer freelance, membuka jasa menjahit pakaian atau membuat boneka, berjualan makanan di akhir pekan, dan sebagainya.

 

4. Buat daftar semua utang kamu

Hitung utang apa saja yang saat ini sedang jadi tanggungan, kepada siapa saja kamu berhutang, berapa besarnya, kapan masa jatuh temponya, mana yang paling mendesak. Buatlah daftar utang secara tertulis kalau perlu tulis pula tanggal-tanggal pembayarannya agar kamu selalu disiplin dalam membayar utang dan tahu beban setiap bulan yang harus ditanggung sampai lunas.

Membayar utang tepat waktu sebelum jatuh tempo akan menjauhkan kamu dari denda yang tentunya bisa memberikan beban tambahan pada keuangan kamu. Kamu juga harus paham mengenai ketentuan dan kebijakan dari jasa keuangan yang memberikan penalti jika dilakukan pembayaran lunas lebih cepat dari tanggal yang telah ditetapkan.

 

5. Jangan bayar utang dengan utang

Kamu pasti sudah familiar dengan ungkapan gali lubang tutup lubang. Dalam konteks pinjaman dana tunai ini, arti dari ungkapan tersebut adalah membayar utang dengan utang yang baru. Memang sah-sah saja apabila kamu membayar utang yang dimiliki dengan cara mengajukan utang ke perusahaan jasa keuangan yang lain. Apalagi untuk membayar utang yang sudah mendesak dan harus segera dibayarkan. Setidaknya kamu bisa lepas dari utang yang membahayakan dan bisa membayar kewajiban hutang baru dengan lebih lega.

Meski demikian cara tersebut kurang disarankan. Hal itu akan menambah beban utang kamu bukan mengurangi. Langkah ini bisa dijadikan opsi terakhir apabila sudah mendesak dan keempata cara di atas tidak berhasil dijalankan. Saat ingin mengajukan utang pilih perusahaan jasa keuangan yang bisa dipercaya agar kamu tidak dirugikan, tentunya bisa memberikan kenyamanan dan keamanan dalam setiap pembayaran yang dilakukan, dan tentunya ada perjanjian hutang tertulis untuk perlindungan hukum. Hindari meminjam dana tunai dari jasa keuangan yang tidak jelas, bunganya tinggi, tidak punya perlindungan hukum, alias lintah darat.

 

6. Bayar angsurannya tepat waktu

Seperti telah disebutkan sebelumnya, bayar utang dana tunai sebaiknya dilakukan tepat waktu. Pembayaran yang dilakukan setelah masa jatuh tempo akan ditambah dengan denda. .Jika kamu meminjam dana di jasa keuangan baik perbankan maupun non perbankan, maka kewajiban pembayaran per bulan pasti sudah menjadi ketentuan. Setiap bulannya kamu sudah terikat dengan kewajiban untuk bayar utang plus bunga yang sudah ditentukan.

Namun apabila bayar hutang non formal seperti misalnya utang ke tetangga, keluarga, atau saudara biasanya jarang ada perjanjian pembayaran per bulan. Meski begitu, mencicil utang non formal per bulan akan jauh meringankan beban kamu dibandingkan menunggu punya uang yang cukup untuk bayar hutang lunas sekaligus. Membayar utang non formal dengan cara dicicil per bulan juga menunjukkan keseriusan kamu untuk mengembalikan pinjaman uang yang tentunya akan tetap menjaga nama baik kamu dan orang pun tidak segan untuk membantu kamu.

Ingin mengajukan pinjaman dana tunai yang memudahkan kamu untuk membayar utang tepat waktu tanpa ribet? Makanya ajukan saja ke Bussan Auto Finance yang punya cara inovatif untuk memudahkan kamu disiplin dalam membayar cicilan rutin, yaitu dengan menggunakan BAF Mobile yang bisa diinstal langsung di smartphone kamu.

Pembayaran bisa dilakukan dengan BAF Mobile, kamu juga bisa mendapatkan informasi pinjaman melalui catatan pinjaman pribadi seperti misalnya mana saja pembiayaan dana tunai yang harus dibayar, kapan terakhir melakukan pembayaran, sisa kewajiban pembayaran, dan sebagainya. Tunggu apa lagi? Download BAF mobile di bawah ini.

 

UNDUH DI SINI

 

Halo, ada yang bisa Santi bantu?