Motor Yamaha

#TaktikCerdik Menghindari Motor Mogok Saat Musim Hujan

02/03/2018
BAF Indonesia
956

Angin muson barat yang biasanya terjadi pada bulan Oktober hingga Februari menyebabkan musim hujan terjadi di Indonesia. Pada bulan Oktober hujan sudah mulai turun namun intensitasnya tidak terlalu signifikan karena masih dalam musim peralihan dari panas ke hujan. Baru pada bulan Desember biasanya hujan mulai turun dengan intensitas yang tinggi, di beberapa daerah di Indonesia bahkan mengalami hujan lebat hingga mengalami banjir. Akan tetapi seringnya berganti waktu dan perkembangan peradaban kini iklim sering sulit ditebak. Pemanasan global akibat efek rumah kaca dan pembalakan hutan membuat cuaca kini semakin tak menentu.

 

Musim penghujan seperti sekarang ini hujan memang sedang turun deras-derasnya. Jalanan menjadi lebih licin bahkan sering kali kita menemukan kubangan yang menyembunyikan lubang yang cukup dalam. Keadaan jalanan yang seperti ini harus kamu waspadai, BAF Friends. Lubang jalanan yang tadinya pendek, karena sering dilewati dan terkena air hujan akan menjadi lebih dalam. Terkadang lubang ini dapat menyebabkan motor yang lewat oleng, bahkan hingga jatuh. Lebih membahayakan lagi jika ada beberapa kendaraan yang melewati lubang tersebut hingga menyebabkan kecelakaan beruntun. Di musim hujan  ini kamu harus ekstra hati-hati di jalan terutama jalanan licin sampai motor mogok di jalan.

 

Intensitas hujan yang tinggi sering kali membuat beberapa daerah tergenang banjir. Hujan yang turun secara terus menerus terkadang membuat tampungan air berupa got, waduk dan sungai meluap. Got, waduk dan sungai yang tidak dapat menampung volume air yang besar membuat air hujan tersebut meluap hingga ke jalan dan menyebabkan air yang meluap tersebut menggenangi jalanan. Tahu kah kamu, BAF Friends, jika air hujan itu sangat tinggi kadar zat asamnya sehingga bersifat merusak. Jadi jika jalanan mudah berlubang akibat hujan deras itu dikarenakan zat asam yang dapat merusak elemen dan bahan-bahan pembentuk jalan.

 

Zat asam tak hanya berbahaya untuk jalanan saja, BAF Friends, namun juga sangat berbahaya untuk kendaraan kamu. Entah itu body kendaraan kamu yang langsung terpapar air hujan mau pun mesin kendaraan kamu yang terkena tampias atau cipratan dari air hujan dan kubangan. Zat asam menyebabkan body kendaraan mudah karatan dan keropos. Sehingga perawatan kendaraan bermotor saat musim hujan datang sangatlah penting. Belum komponen mesin yang terpapar air hujan bisa saja rusak, ini bisa menyebabkan motor mogok lho. Apa saja yang harus dilakukan untuk merawat motor selama musim hujan ini. Ikuti beberapa #taktikcerdik berikut ini.

 

1. Mencuci motor

Pasti kebanyakan kamu berpikir bahwa air hujan mampu membersihkan kendaraan secara seluruhnya, apalagi jika air hujan yang turun cukup deras dan kamu membiarkan karena sudah menganggapnya bersih dan cling. Wah! Ini adalah konsep yang salah lho, BAF Friends. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa air hujan mengandung banyak zat asam yang dapat membuat body dan mesin motor berkarat serta keropos. Ketika motor kamu terkena air hujan kamu harus hati-hati karena bisa jadi cat motor menjadi rusak. Tahapan selanjutnya jika hal ini berulang terus menerus, mulai timbul karat dan akhirnya bisa keropos bahkan bisa sampai bolong.

Padahal kamu bisa mencegah hal ini lho dan caranya sangat mudah. Motor yang terkena air hujan, apakah itu seluruhnya atau hanya cipratan lebih baik langsung kamu cuci. Cuci hingga seluruh bagian motor terkena, akan lebih baik jika menggunakan sabun dan di lap hingga kering. Akan tetapi jika tidak sempat atau tidak ada waktu untuk mencuci motor kamu bisa mengguyurkan air biasa ke seluruh bagian motor, mulai dari atas, cat, body hingga ke bagian mesin. Air biasa membantu mengurangi kadar asam yang ada dari air hujan sehingga kadar garam dalam motor bisa luntur.

 

2. Tambah tekanan ban

Hujan menyebabkan banyak genangan air pada jalanan. Air pada genangan tersebut mengandung zat asam yang dapat merusak body, cat dan mesin motor ternyata ada hal lain yang membuat motor berjalan lambat yaitu tekanan angin pada ban. Jika kamu sering menerabas hujan baik itu hanya gerimis maupun lebat periksa selalu tekanan udara yang ada dalam ban. Kamu bisa menggunakan jari tangan untuk melihat apakah tekanan udara pada ban sudah pas atau perlu ditambahkan.

Tahu kah kamu, BAF Friends, jika tekanan udara dalam ban bisa membuat ban cepat rusak lho. Ini dikarenakan kurangnya tekanan ban dapat menyebabkan permukaan ban yang bersentuhan dengan permukaan jalan secara langsung akan semakin besar dan banyak. Hal tersebut menyebabkan tarikan gas pada motor akan menjadi lebih berat. Di sisi lain, sentuhan dengan permukaan jalan yang semakin besar mengakibatkan ban motor menjadi tipis dan gundul semakin cepat.

 

3. Waspada rantai

Sifat air hujan yang memiliki tingkat keasaman yang tinggi bisa menyebabkan karat ketika bersentuhan dengan bahan yang terbuat dari besi, termasuk rantai motor. Lebih bahaya lagi jika rantai motor kamu tidak ditutupi dengan pelindung rantai motor. Air hujan yang menerpa langsung rantai motor kamu bisa membuatnya lebih mudah berkarat bahkan hingga keropos.

Padahal fungsi rantai motor sendiri adalah untuk menunjang pergerakan motor khususnya roda belakang. Nah jadi jika ada masalah dengan rantai seperti keropos atau karatan bisa jadi lama kelamaan rantai motor akan longgar bahkan putus. Hal tersebut bisa berbahaya apalagi ketika sedang berkendara di jalanan.

Cara merawat rantai mudah kok, BAF Friends. Pertama selalu perhatikan kebersihan rantai motor dari kotoran dan debu. Lumasi rantai motor dengan minyak atau pelumas rantai, jangan gunakan oli bekas, minyak, atau pun bensin. Hal tersebut membuat melarutkan grease yang terdapat di pin dan bush. Ganti gir depan, gir belakang dan rantai roda secara berkala dan bersamaan, ini sama saja dengan menghemat biaya. Jangan lupa selalu perhatikan pemasangan rantai motor, jika terlalu longgar akan membuatnya terlepas dari mata gir dan apabila terlalu kencang bisa tiba-tiba putus. Inilah yang dapat menyebabkan motor mogor ketika musim hujan.

 

4. Perhatikan kanvas rem dan piston cakram rem

Pasti beberapa dari kamu mengetahui bahwa kanvas rem terbuat dari bahan asbes. Bahan asbes tersebut jika terkena air maka akan menggelembung dan menjadi keras saat sudah kering. Ada trik mudah yang jarang orang lain lakukan namun sangat bermanfaat. Saat kamu sedang mencuci motor sebaiknya injak pedal rem, ini bertujuan supaya kavas rem tetap kering. Bila kamu tidak menginjak rem pada saat mencuci, maka kanvas rem akan menjadi keras saat pedal diinjak.

Setelah melakukan perawatan pada kanvas rem, hal berikutnya yang harus kamu perhatikan ada piston cakram rem. Merawat rem cakram ternyata mudah lho, kamu hanya tinggal membersihkan komponen pada bagian rem cakram, misalnya disk cakram. Rem cakram sendiri bersifat terbuka, sehingga ketika kamu melewati genangan air maka kotoran akan langsung menempel pada bagian disk cakram.

 

5. Jangan sampai busi dalam keadaan basah

Rangkaian mesin motor ada beberapa bagian vital, namun yang paling penting adalah komponen busi. Busi sendiri diibaratkan seperti jantung pada motor. Mungkin motor tidak akan bisa hidup jika tidak ada busi. Membersihkan motor selama musim hujan memang harus sering dilakukan dan jangan lupa untuk melakukan pengecekan pada busi. Caranya cukup mudah, cabut kop atau karet penutup pada busi, kemudian ditiup dengan angin tekanan tinggi supaya bersih serta air yang terdapat pada busi juga bisa hilang.

Selain meniupkan angin tekanan tinggi, kamu juga bisa mengeringkan dengan cara mengelap bagian busi yang terkena air hujan. Sudah selesai mengelap busi hingga kering jangan sampai kamu melupakan bagian kabelnya. Jika busi motor dibiarkan basah akan berakibat fatal lho, BAF Friends, busi yang basah akan menghambat proses pengapian saat motor akan dinyalakan. Hal tersebut dapat menyebabkan motor mogok ketika kamu berkendara.

 

Komponen tersebutlah yang harus kamu lebih perhatikan saat musim hujan sudah mulai mengguyur. Sifat air hujan yang sangat asam membuat kamu harus lebih ekstra waspada. Kelayakan ban juga harus diperhatikan karena ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalanan. Jalanan seusai hujan memang lebih licin sehingga ‘kesehatan’ ban cukup penting saat menghadapi jalanan licin. Motor yang pas banget untuk berkendara saat hujan adalah motor Yamaha Lexi.

 

Varian motor maxi baru Yamaha yang cocok banget untuk kamu perempuan aktif dan sibuk yang tak segan menerobos hujan. Ban tubeless yang lebar mengurangi risiko slip di jalan licin. Bagasi luas siap menampung semua perlengkapan anti hujan kamu. Selain itu stop start system untuk mengurangi penggunaan bahan bakar saat sedang berhenti. Pantengin terus website BAF supaya kamu bisa langsung pesan si cantik gesit, Lexi, ini.

 

KLIK DI SINI

 

Halo, ada yang bisa Santi bantu?