Berita Lainnya

#TaktikCerdik Supaya Gaji Tak Cuma Numpang Lewat

19/02/2018
BAF Indonesia
962

Awal bulan merupakan waktu yang paling ditunggu para pekerja kantoran. Sebab, di saat inilah mereka akan mendapatkan penghasilan dana tunai dari kerja keras mereka selama satu bulan.  Berbagai rencana penggunaan dana pun sudah terbayang di mata, mulai dari nonton, beli baju, sepatu, atau traveling menyegarkan pikiran.

Mereka tidak memikirkan kebutuhan pokok lainnya yang harus dipenuhi hingga awal bulan depan. Ujung-ujungnya, belum sampai tengah bulan, rekening sudah menunjukkan saldo minimum dan dana tunai sudah tidak bisa diambil. Nah, lho...! Apakah kamu termasuk salah satunya? Tenang, kamu tidak sendiri.

Di luar sana banyak sekali orang yang mengalami hal tersebut. Lalu, bagaimana caranya agar gaji yang kamu peroleh hanya satu bulan sekali itu dapat awet di dalam rekening dan tidak hanya numpang lewat? Apakah pinjaman dana tunai solusinya? Berikut ini beberapa taktik cerdik yang bisa kamu lakukan:

 

1. Disiplin dalam Penggunaan Uang sesuai Rencana

Sebelum gajian, rencanakan terlebih dahulu kebutuhan-kebutuhan penting yang akan kamu keluarkan. Tentu saja rencana tersebut jangan sampai melebihi besar gaji yang kamu peroleh. Jika perlu, buatlah catatan khusus agar kamu tidak lupa keperluan apa saja yang sudah kamu rencanakan. Setelah gajian, gunakan dana tunai tersebut sesuai dengan rencana yang sudah kamu buat. Disiplinlah dalam menggunakannya. Jangan gunakan uang gaji untuk keperluan lain yang tidak sesuai rencana. Sebab, hal inilah yang sering membuat kondisi keuangan menjadi kacau balau.

Gaya hidup modern dan konsumtif, khas anak-anak milenial menjadi penyebab habisnya uang kamu sebelum waktunya. Nah, kalau kamu tidak ingin hal itu terjadi, kamu harus disiplin dalam menggunakan uang sesuai rencana, dan pandailah dalam menahan hasrat membeli barang yang tidak begitu kamu perlukan.

 

2. Mempunyai Tekad Kuat untuk Berhemat

Rencana tidak akan berjalan mulus jika tidak dibarengi dengan tekat yang kuat. Oleh karena itu, kuatkan tekad kamu untuk berhemat. Jangan beri kesempatan bagi diri kamu sendiri untuk memberi toleransi pada melemahnya tekad. Dalam hal ini, hanya kamu yang bisa mengendalikan tekad. Sebab, tekad adanya hanya di dalam hati. Semakin kuat kamu menanamkan tekad ini dalam dada, semakin pandai kamu dalam mengelola keuanganmu. Uang gajimu pun tidak akan lewat begitu saja di rekening. Tekad yang kuat akan mampu mengalahkan keinginan konsumtif yang umum dilakukan masyarakat milenia masa kini.

 

3. Prioritaskan Membayar Utang

Dalam membuat rencana pengeluaran, jadikan pembayaran utang dari pinjaman dana tunai sebagai pengeluaran yang pertama. Dengan menerapkan hal ini, maka lambat laun utang kamu akan lunas dan tidak akan menjadi beban. Terlebih jika utang tersebut berbatas. Menempatkan pembayaran utang di akhir pengeluaran, ujung-ujungnya kamu akan repot sendiri.

Di saat uang sudah terpakai semuanya, utang belum terbayarkan. Akan lebih aman jika utang dibayarkan terlebih dahulu, sisanya baru digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal ini akan membuat kamu lebih bisa menyesuaikan kebutuhan dengan sisa budget yang ada.

 

4. Menyiapkan Dana Darurat

Selain membayar utang, dalam rencana pengeluaran, kamu juga perlu menyisihkan uang gaji kamu untuk dana darurat. Hal ini untuk mengantisipasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan direncanakan sebelumnya, sebagai contoh sakit dan harus berobat, kecelakaan, dan sebagainya.

Tanpa adanya dana darurat ini, keuangan kamu akan kacau karena kamu akan menggunakan alokasi dana lain untuk kejadian tak terduga. Kebutuhan yang diambil dananya ini pun akhirnya juga akan terbengkalai. Sebagai contoh, karena kamu tidak menyediakan dana darurat, pada saat pasangan perlu berobat, maka digunakan uang yang sebenarnya untuk membeli keperluan makan sehari-hari. Akibatnya, untuk makan sehari-hari, kamu harus kelabakan mencari pinjaman sana-sini.

 

5. Menabung di Beberapa Rekening Berbeda

Ingat, kehidupan kamu masih panjang. Kamu tidak tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Belum tentu di hari-hari berikutnya kamu masih diberi kesempatan untuk mendapatkan gaji. Oleh karena itu, jangan habiskan setiap gaji yang kamu terima.

Sisihkan sebagian dari uang gaji kamu untuk ditabung di bank. Bahkan, jika perlu, gunakan beberapa rekening yang berbeda dan jangan gunakan fasilitas ATM agar kamu tidak tergoda untuk mengambil dana tunai hanya untuk keperluan yang tidak penting.

Kamu tentunya tidak mau repot-repot mengambil uang secara manual dengan jumlah antrean panjang hanya untuk membeli barang yang sebenarnya tidak begitu urgent untuk dibeli. Inilah fungsinya memiliki rekening tanpa ATM. Dengan begitu, uang kamu akan aman tersimpan. Jika hal ini dapat kamu lakukan dalam waktu lama, sudah pasti kamu akan mempunyai banyak tabungan masa depan.

 

6. Menjadwalkan Hari Belanja

Kamu akan lebih bisa melakukan penghematan jika berbelanja untuk keperluan satu bulan sekaligus. Oleh karena itu, jadwalkan hari belanja dan belilah semua kebutuhan satu bulanmu di hari tersebut. Tidak hanya itu, sebisa mungkin, carilah tempat belanja yang memberikan harga cukup miring dengan kualitas yang tidak kalah dengan supermarket besar. Dalam hal ini, tidak perlu kamu merasa gengsi.

Yang terpenting, kebutuhan kamu terpenuhi dan kondisi keuangan kamu tidak dalam keadaan kritis. Saat ini, banyak sekali toko yang menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga murah, terlebih jika kamu membeli dalam jumlah banyak. Itulah mengapa, kamu perlu berbelanja untuk satu bulan sekaligus agar mendapatkan harga yang lebih miring lagi.

 

7. Download Aplikasi BAF

Mengapa cara ini termasuk trik untuk membuat uang gaji kamu tidak hanya lewat di rekening? Sebab, dengan adanya aplikasi ini, kamu akan terhindar dari denda cicilan atas dana tunai yang pernah kamu lakukan pada perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembiayaan ini. Dalam aplikasi ini, terdapat notifikasi pengingat saat tanggal cicilan sudah jatuh tempo. Notifikasi ini akan mengingatkan kamu akan kewajiban yang harus dilakukan. Ini artinya, kamu tidak akan terkena denda cicilan.

Berbeda halnya jika kamu tidak mengunduh aplikasi BAF ini. Kemungkinan untuk mendapatkan denda menjadi semakin besar. Aplikasi ini memang menjadi salah satu layanan istimewa dari BAF untuk konsumennya. Perusahaan ini ingin membantu konsumennya agar tidak terjebak dalam pembayaran yang lebih besar akibat pinjaman dana tunai yang pernah dilakukan. Butuh info selengkapnya?

 

KLIK DI SINI

 

Halo, ada yang bisa Santi bantu?